Gebyar Keselamatan 2023 Bandung: Dibutuhkan Empati dan Toleransi

Otosight, Bandung –  Menggunakan kendaraan bermotor tidak cukup hanya terampil, namun dibutuhkan etika berlalu-lintas yang baik dan benar. Tanpa etika dan budaya tertib, pelanggaran lalin akan meningkat terus dan menambah fatalitas kecelakaan.

 

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan hal itu dalam acara lanjutan Gebyar Keselamatan 2023 di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/11/2023).

 

“Adanya kepedulian, empati dan toleransi saat berkendara setidaknya dapat mengurangi faktor-faktor pelanggaran ataupun kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban terhadap dirinya maupun orang lain,” ujar Kakorlantas dalam sambutannya.

 

Didampingi Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Ery Nursatari, Gebyar Keselamatan kali ini mengusung tema Sehati, Safety, Presisi.

 

Turut hadir Kepala Sub Direktorat Manajemen Operasional dan Rekayasa (Subdit Jemenopsrek) Korlantas Polri Kombes Pol Indra Jafar, Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Affandi, serta para komunitas bikers.

 

“Dengan keikutsertaan para komunitas untuk menjadi duta keselamatan baik pada saat event berlangsung maupun di digital sosial media diharapkan menjadikan ini sebagai gerakan secara bersama-sama demi terciptanya kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan,” imbuhnya.

 

Sebagai informasi, kegiatan ini diisi dengan penyematan pin kepada bikers motor, pembacaan ikrar pelopor keselamatan, Coaching clinic keselamatan berkendara dan Demo safety riding.

 

Sebelumnya, Kampanye Gebyar Keselamatan telah digelar di ISD Pusdiklantas, Serpong, Tangerang Selatan. Acara ini akan terus berlanjut hingga 18 Desember 2023.

 

Masyarakat masih bisa mengikuti foto kontes Safety Riding mention ke instagram @gebyarkeselamatan.

 

Tinggalkan Balasan